EMANSIPASI SEJATI

Rabu, 20 April 2011
Kulayangkan pandangan ke segala arah
Menyaksikan perjuangan wanita-wanita pantang menyerah
Meski harus bercucur peluh dan darah
Tapi mereka tetap tabah

Kulayangkan pandangan ke satu titik
Menyaksikan wanita-wanita berparas cantik
Dengan pakaian dan dandanan apik
Namun menjajakan diri dengan alasan munafik

Aku hanya bisa menggelengkan kepala menatapnya
Tanpa tahu siapa yang harus disalahkan dan harus menyalahkan siapa

Inikah makna emansipasi?
Buah manis perjuangan kartini
Mengangkat wanita menjadi kaum sejati
Meski kini ternodai

Kucoba mengintropeksi diri
Menghayati setiap potensi
Menggenggam makna emansipasi sejati
Untuk kutunjukkan pada dunia suatu hari nanti

Nurmala Sari
2009
Terinspirasi novel perempuan berkalung sorban.
Published with Blogger-droid v1.6.8

Kejora yang Pergi dan Pasti Kembali

Rabu, 09 Februari 2011





Di batas ini aku sendiri

Di ruang ini aku menyepi

Merenungi semua mimpi

Dan bermimpi...



Ketika roda asa terhenti

Secercah sinar menghampiri

Karena ia, sendiri tak berarti

Karena ia, sepi tak hinggap lagi

Dan mimpi itu bersulih pasti



Batas sinar dalam butir pasir

Kenisbian menyiyirkan akhir

Akhir adalah awal yang terlapang luas

Bergandeng asa tanpa batas



Sinar itu adalah kejora yang pergi dan pasti kembali

Ke mana harus pergi?

Selasa, 08 Februari 2011


Terhenyak. Seluruh tubuh lemah. Lunglai. Jatuh. Gelap. Penunjuk arah runtuh. Ke mana harus pergi? Bingung mendera. Pilar topang tak berbeda dengan tanah. Terbangun. Gelap memekat. Bingung makin merasuk. Air mata menitik. Lamunan kosong menguasai otak. Benci. Terpenjara dalam kubus hampa udara. Mencekat saluran pernapasan dan jaringan pikiran. Merambat mencari pintu keluar. Berharap menemui sinar terang. Bersua dengan penunjuk arah baru. Bersama membangun kehidupan. Akankah ditemukan?